Ini Daftar Aplikasi yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud


Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan mulai menyalurkan bantuan kuota internet pada bulan September, Oktober, dan November 2021.
Kuota belajar ini diperuntukkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar daring atau online, sejumlah aplikasi telah diblokir sehingga tidak bisa diakses menggunakan kuota belajar.

"Perlu diingat bahwa keseluruhan bantuan kuota di tahun 2021 tujuannya untuk mendukung proses pembelajaran," Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengingatkan pada konferensi pers virtual tentang Peresmian Lanjutan Bantuan Kuota Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal tahun 2021, Rabu (3/8/2021).

Bantuan kuota belajar ini merupakan bentuk kerjasama antara Kemenkeu, Kemendikbudristek dan Kemenag.

Bantuan kuota belajar ini akan mulai disalurkan pada 11-15 September, 11-15 Oktober, dan 11-15 November 2021.

Besaran kuota dibedakan menurut tingkat pendidikan. Siswa PAUD mendapat 7 GB/bulan, siswa pendidikan dasar (SD) dan menengah atas (SMP & SMA) 10 GB/bulan, guru sebesar 12 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 15 GB/bulan.

Berikut ini daftar aplikasi yang diblokir:

Media Sosial
- Badoo
- Bigolive
- Facebook
- Instagram
- Periscope
- Pinterest
- Snack Video
- Snapchat
- Tinder
- Tumblr
- Twitter
- Vive
- Vkontakte
- YY

Aplikasi Game Online
- 8 Ball Pool
- Candy Crush
- Clash of Clans
- Clash of Kings
- Clash Royale
- Crisis Action
- Fifa Mobile Football
- Garena
- Garena AOV
- Garena Free Fire
- Growtopia
- Lineage Revolution
- Lords Mobile
- Mobile Legends
- PUBG
- Roblox
- Steam

Aplikasi Video
- Dailymotion
- JWPlayer
- Likee
- Netflix
- QQVideo
- TikTok
- TVUNetworks
- Viu.

0 Response to "Ini Daftar Aplikasi yang Diblokir Kuota Internet Kemendikbud"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel